Aku merindu
Senyum tawamu
Sinar bulan tua
Kirim salamku padanya
Sendirikah dia
Di malam gulita
Semesta jagalah dia
Hingga waktuku tiba
View full article »
Aku merindu
Senyum tawamu
Sinar bulan tua
Kirim salamku padanya
Sendirikah dia
Di malam gulita
Semesta jagalah dia
Hingga waktuku tiba
View full article »
Aku adalah Sang Air, Ketika haru mengalir
Gemericiknya merdu ilhami, menganak sungai dihati
Seperti cermin gambar diri, berjasad bening watak hening
Mengusap kening luruhkan benci, aku adalah Sang Air
Menyusuri belantara jiwa, mengikis tanah jejak masa
Gugusan bunga kembali mekar, lingkari cahaya sukma
Jeritku adalah gelombang, arusku adalah sentuhan
Tetes embun wujud wajahku, kuasaku adalah samudera
Akulah Sang Air, akulah Sang Air
Akulah Sang Air, akulah Sang Air
Sang Air….
Bebatuan akar belukar, dan debu yang terbang liar
Badan pohon tua bersandar
Tandus bukit tak nama, isak tangisan cakrawala
Tanganmu enggan menyentuhnya
Bergumam dan berandai, ku berteman badai
Merangkai bait indah merayu awan, sudi lah turunkan hujan
Tawa Matahari menyapa, aksara berubah bara
Sedihnya rembulan sembunyi, dibalik langit awan kelam
Jika tangan merubah takdir, pohon tua menjelma taman surgawi
Ku yakin engkau lah tangan itu
Jika mata air mengalir, sudahi pekik pohon menjerit
Dikau lah mata air itu
Bergumam dan berandai, ku berteman badai
Merangkai bait indah merayu awan, sudi lah turunkan hujan
Tawa Matahari menyapa, aksara berubah bara
Sedihnya rembulan sembunyi, dibalik langit awan kelam
Tawa Matahari menyapa, aksara berubah bara
Sedihnya rembulan sembunyi, dibalik langit awan kelam
Diantara ragam rupa warna wajah yang terlihat
Tak satupun yang dapat ku rangkul dan peluk
Semua terlihat sama,
Sama seperti biasanya
Semua terlihat sama
Tapi aku dimana, dimana
Diantara hujan lebat di tengah samudra
Namun tak mampu jua hapuskan segala dahaga
Semua terlihat sama,
Sama seperti biasanya
Semua terlihat sama
Tapi aku dimana, dimana
2x
Album: #2
Kurangkai Puisi,Kubersenandung..
Berjubahkan sendu merindu.
Berserah diri rela terbelenggu
Aura indahmu menerjangku
Imajinasi tentangmu membuatku senang
Tak sekali membuatku berang
Aku terduduk termenung disiang hari
Melamun murung dimalam hari
Ku Tak bisa menyentuhmu,…
Kutak bisa memelukmu,…
Kupahat namamu dihatiku,..
Kutanam bunga di taman jiwaku,..
Terbungkus wangimu,..harum nafasmu
Meraba mimpi tak bertepi,
Diujng malam kubernyanyi
Suara misteri Suatu pertanda
Mungkinkah kaukan datang
Saat hariku sekedar tuk hidup
matamu cahaya pelitaku
ketika kata menjadi wahyu
Nafas kita menjadi satu
Album: #2
Tirai senja turun, menutup jendela langit
Nyalakan lilin cahaya jiwa, jelang gelapnya dunia
Layar ditarik panggung usai, akhiri cerita
Lonceng berbunyi bergema, ungkap takbir hancurkan dogma
Oh akhir dunia, tanpa kesedihan
Oh akhir dunia, tanpa raga
Oh indera, tanpa indera hanya jiwa
Bunga taman surga, abdi cinta mulia
Tak runtuh oleh debu dan badai kencang menderu
Jiwa tanpa nama, berbaris di tanah bertuan
Tertatih di tangga puri abadi ruang waktu
Oh akhir dunia, tanpa kesedihan
Oh akhir dunia, tanpa raga
Oh indera, tanpa indera hanya jiwa
Hanya jiwa…
Album: #2
Bayangkanlah diri ku
Seindah yang kau mau
Seindah bunga melati
yang mekar dipagi hari
Pahamilah ucap ku
Seindah yang kau mau
Seteduh perangkai kata
Anggun bersajak cinta
Berikanlah ku nama
Terindah saat kau menyebutnya
Merdu bagai dendang takdir
Senandungkan musim berganti
Dengarkan irama alam
Penghibur jagat raya
Resapi didasar hati mu
Menuntun mu kehadapan ku
Jika Aku telaga
Penghapus murka dahaga
Maka teguklah dan hiduplah
Jika Aku perahu sampan
Setia menyibak riak
Kan mengantarmu berlayar
Berlabuh dipulau harapan
Album: #2
Nyanyian Langit by Dialog Dini Hari
Perjalanan hati, maknai kuasa cinta sejati
Menjelajah langit, kepasrahan diri mengagumi
Oh indah, indah…Oh indah, indah….
Mempercantik batin, bersunyi diri tanpa pamrih
Memperkaya waktu, ‘tuk selalu mengingat mu
Oh indah, indah….Oh indah, indah….
Nyanyian langit, untuk mu beribu puji
Takdir membahana, redakan duka bencana
Oh luka, musnah….Oh duka, sirna….
Aku dan dia realita
Aku dan dia realita
Sahabatmu, mungkin pernah bercerita
Tentang gelapnya hidupku
Dan bila kau percaya mereka
Kuharap kau.. kau memilahnya
Sahabatku, mungkin pernah bercerita
Tentang kerasnya hidupku
Dan bila kau tetap tak percaya
Biarkan aku membuktikannya
Reff:
Aku tak seperti yang kau bayangkan
Lagu Sedih by Dialog Dini Hari
Disini Senang disana senang
Dimana mana hatiku senang
Disini senang disana senang
Dimana mana hatiku senang
Buat apa susah
Susah itu tiada guna
Buat apa susah
Susah itu tiada guna
Buat apa susah
Susah itu tiada guna