Sang Air

Aku adalah Sang Air, Ketika haru mengalir
Gemericiknya merdu ilhami, menganak sungai dihati
Seperti cermin gambar diri, berjasad bening watak hening
Mengusap kening luruhkan benci, aku adalah Sang Air

Menyusuri belantara jiwa, mengikis tanah jejak masa
Gugusan bunga kembali mekar, lingkari cahaya sukma
Jeritku adalah gelombang, arusku adalah sentuhan
Tetes embun wujud wajahku, kuasaku adalah samudera

Akulah Sang Air, akulah Sang Air
Akulah Sang Air, akulah Sang Air
Sang Air….
Single “Sang Air” by Dialog Dini Hari

Album 2

Selamat datang di alam pikiran yang teduh, seteduh rindangnya pohon tua di tepi telaga. Mari berkelana dalam makna kata-kata yang luas laksana samudera. Disini, di album ke-2 Dialog Dini Hari, musik dan kata bersatu menjadi selaksa makna tiada batas. Satu-satunya batas yang akan kita temui adalah kedalaman hati kita sendiri. Berhadapan dengan album ini, dia yang dangkal akan terjungkal.
Denting petikan gitar yang sebening kucuran air gunung jatuh ke bebatuan berlumut di lembah sunyi, disusul oleh gema paduan do’a dalam Nyanyian Langit. Mendengarkan lagu ini dikala pagi menjelang, dengan pikiran kosong dan lelah, sungguh berbahaya. Terlebih di chorus ketiga, ketika slide guitar Dankie, gema paduan do’a, dan tepukan Barok Khan membelai tabla dari India bersenyawa menjadi racun bagi jiwa.

“Nyanyian langit, untukmu beribu puji… Takdir membahana, redakan duka bencana… Oh, luka, musnah… Oh, duka, sirna…”
Album #2 by Dialog Dini Hari

Beli CD Album

Aku Adalah Kamu

Tak hanya di lini lirik, pesan damai tentang pentingnya mengarifi perbedaan tersebut secara tersirat juga bisa kita tangkap dari racikan bunyi-bunyian yang mereka usung. Pastilah bukan tanpa maksud jika dalam lagu Aku adalah Kamu ini, band yang beranggotakan Dadang SH Pranoto (vokal & gitar), Michael Brozio Orah (bass) dan Putu Deny Surya Wibawa (drum) ini mengundang musisi lain. Dengan melibatkan musisi lintas genre, Dialog Dini Hari seakan ingin mempraktekkan secara nyata bagaimana mengelola perbedaan itu. Dengan mengundang musisi lain seperti Adrian Adioetomo (pemain gitar Delta-blues Jakarta), Afan (pemain perkusi Animo), Gus Bim (pianis Cool Water), Raoul Wijffels (pemain akordion asal Belanda), Latu Revolis Didandu (pemain biola asal Banyuwangi), Vivi Mambo (backing vocal), dan Iin (backing vocal), Dialog Dini Hari seakan menyindir, jika para musisi yang memiliki sekian perbedaan prinsipil bisa menyelaraskan diri, harusnya pihak lain pun bisa.

Lagu Aku adalah Kamu ini memberi ruang ucap yang sama kepada semua musisi yang terlibat, termasuk juga kepada Kikan dan Roby Navicula. Namun karena semangat egaliternya sejak awal sudah mengkristal, maka sekian karakter yang diberi ruang ucap itu tak lantas saling beradu eksistensi.~Rosdi Bahtiar Martadi~

Desain poster oleh Dunie Djanuartha
Direkam di studio Pregina
Mixing & Mastering lagu oleh Deny Surya-Antida Studio
Text :

Aku Adalah Kamu by Dialog Dini Hari

Beranda Taman Hati

dialog dini hariLabel : The Blado Beatsmith.

Musisi Pendukung :
Rio Sidik : peniup terompet
Windu Estianto : peniup pianika
Tjokorda Istri Sari Sudharsana : biduanita di lagu Senandung Rindu
Sofian Hadi : pemain keyboard dan pemetik gitar melodi di ‘Satu Cinta’
Putu Deny Surya Wibawa : penggebuk drum di ‘Oksigen’ & tamborin

Seluruh lagu ditulis dan dinyanyikan oleh Dadang SH Pranoto kecuali Oksigen dan Renovasi Otak ditulis oleh Dadang SH Pranoto dan Teguh IGO Setiabudi.
Tak Seperti Yang Kau Bayangkan diambil dari album Telephone/Episode Koma, ditulis oleh Fish & Igo. Stone Faces merupakan bonus track. Ditulis dan dinyanyikan oleh Ian Joshua Stevenson.

Beranda Taman Hati by Dialog Dini Hari